Kaleidoskop 2020
H-2 menuju 2021. H-2 menuju tahun depan. Wah, jika dibandingkan dengan 4 tahun lalu, 3 tahun lalu, 2 tahun lalu, setahun lalu, memang berbeda. Katastrofi menghantam seantero dunia. Tidak peduli kamu hidup dimana. Di dunia pertama kah? Di dunia ketiga kah? Sama saja.
Sebulan pertama, 2 bulan pertama, 3 bulan pertama, hingga setengah tahun tidak ada sesuatu signifikan yang dilakukan. Sebenarnya juga dari setahun lalu. Tidak ada proyek. Paling-paling cuma proyek tugas. Paling tidak akses-akses seminar banyak yang jadi gratis. Trial di tahun pertama, tahun depan mungkin mulai berbayar.
Saat ini, agak susah untuk bepergian. Selain karena memang takut, ada teknologi baru ditemukan. Kebetulan harganya juga jadi 3x lebih mahal dari sebelumnya. Malahan di bulan penutup tahun ini, mencoba buka akun biro jodoh online yang ramai itu. Sampai bulan ini, belum ada perubahan yang signifikan. Menyedihkan.
Tulisan-tulisan yang gembar-gembor ingin dibuat dalam berbagai subtema pun batal, dikarenakan kepanikan mengerjakan tugas. Tetap saja, alasannya. Tugas kuliah. Yah, itu-itu saja.
Di tahun ini, jadi kembali mengulang beberapa kebiasaan lama, yaitu baca komik. Hellblazer, khatam. Lainnya masih on-going. Menemukan kanal sastra. Mendedel buku untuk dijadikan bahan tugas pameran. Untuk yang terakhir disebut ini, ingin segerakan turun cetak. Selain untuk bahan portfolio, tapi juga untuk memenuhi rasa penasaran bagaimana nanti jadinya. Walaupun dummy ada di tangan, tetap saja final artwork yang ditunggu.
Semoga tahun depan akan banyak keajaiban yang menyenangkan sebagai balas dendam tahun ini. Semangat semua.
Selamat tahun baru masehi
(dan Hijriyah di lain tanggal)
Comments
Post a Comment